Viewed 121 Times

Gempa Bumi Landa Pesisir Laut Selatan Jawa, Malang-Tulungagung

0

MEDIA MALANG – Gempa bumi tektonik terjadi di seluruh wilayah pesisir laut selatan mulai Malang, Blitar, Tulungagung, pada Minggu hari ini. Gempa yang terjadi pada 10.27 WIB tersebut tidak berpotensi menyebabkan terjadinya gelombang tsunami.

Kepala Stasiun Geofisika Karangkates Malang Musrupan mengemukakan dari analisis BMKG pgr7 Jogja, bahwa gempa bumi itu berkekuatan 4,6 Skala Richter dengan episenter pada koordinat 8,86 LS dan 112.40 BT, tepatnya di laut pada jarak 77 km arah barat daya Kota Malang. “Gempa itu terjadi pada kedalaman 45 kilomter,” katanya dalam rilis yang diterima, Minggu hari ini.

Dari peta tingkat guncangan shake map BMKG menunjukkan, dampak gempa bumi tersebut menimbulkan guncangan pada II Skala Intensitas Gempabumi BMKG atau III MMI di wilayah karangkates – Malang, Blitar,Tulungagung.

“Menurut laporan, BPBD Blitar dan beberapa pegawai Stasiun Geofisika Karangakates sempat terkejut akibat guncangan gempa bumi yang menyentak dengan tiba-tiba ini. Namun demikian hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan akibat gempabumi,” katanya.

Sementara itu, jika ditinjau dari episenternya dan kedalaman, gempa bumi ini dipicu sesar kerak dangkal di Samudera Hindia. Gempa bumi ini juga tergolong gempa dangkal dengan kedalaman 45 kilometer, yaitu akibat dari pertemuan lempeng tektonik indo Australia dan lempeng tektonik Eurasia, dimana lempeng tektonik indo Australia bergeser/menyusup lempeng tektonik Eurasia.

Selama tahun 2016 ini wilayah Karangkates, Kabupaten Malang, telah digoyang gempa bumi sebanyak delapan kali dengan intensitas 2 sig-bmkg atau 3 mmi.

“Terkait dengan peristiwa gempa bumi ini, maka kepada warga pesisir pantai Malang selatan, Blitar dan Tulungagung diimbau agar tetap tenang mengingat gempa bumi yang terjadi tidak berpotensi tsunami,” tegasnya. (*)

Penulis : Didik Fibrianto

Editor   : Puspito Hadi

Komentar Anda

Komentar

Comments are closed.