Viewed 1 Times

DPRD Gerojok Rp.40 Miliar untuk Pembebasan Alun-alun Kepanjen

0

MEDIA MALANG – DPRD Kabupaten Malang, menggerejok anggaran sebesar Rp.40 miliar untuk keperluan pembebasan lahan pembangunan Alun-alun Kepanjen serta ruang terbuka hijau (RTH). Aset tanah untuk rencana pembangunan masih terbatas, sekitar 10 persen dari lahan yang dibutuhkan.

“Pemkab mempunyai lahan di area untuk pembuatan alun-alun, tapi hanya sedikit, yakni sebesar 10 persen. Sehingga pada akhir tahun ini pembebasan lahan harus sudah bisa diselesaikan,” ujar Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Malang Darmadi pada wartawan, Kamis (12/10).

Pembangunan alun-alun ini, kata dia, cukup penting. Selama ini, Kepanjen sebagai salah satu pusat ibukota di Kabupaten Malang. Walaupun belum semua aktivitas aparatur sipil negara (ASN) dipusatkan di kecamatan ini, sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) sudah berkantor di tempat ini. Kantor Bupati dan Wakil Bupati Malang juga di Kepanjen.

“Pemkab Malang saat ini sudah memrogramkan anggaran untuk membebaskan lahan yang nantinya akan dibangun alun-alun dan RTH. Sedangkan pembangunan alun-alun akan didirkan di area “Block office” atau pusat perkantoran dan berdekatan dengan Stadion Kanjuruhan,” jelasnya.

Untuk saat ini, kata Darmadi, Pemkab Malang sudah menyiapkan lahan seluas 1,5 hektare untuk pembangunan alun-alun. Untuk keperluan itu, anggaran yang disiapkan mencapai Rp.40 miliar. Dengan anggaran itu, diharapkan rencana pembangunan bisa secepatnya direalisasikan.

Proses pembebasan lahan juga terus berlangsung. Untuk pembebasan lahan, juga harus sesuai aturan, seperti menunjuk tim “Appraisal” atau penilai untuk melakukan pengkajian harga jual yang pantas sesuai dengan NJOP di tempat tersebut.

Pembangunan itu juga akan dilakukan secara “Multy years” dan┬ádipastikan sesuai dengan rencana tata ruang wilayah (RTRW). (*)

Penulis : Cahyono

Editor : Puspito Hadi

Komentar Anda

Komentar

Comments are closed.