Viewed 84 Times

Dosen UB Kini Kembangkan Minyak Angin Beraroma

0

MEDIA MALANG – Pusat unggulan IPTEK Universitas Brawijaya (UB) PUREAA (Pusat Riset dan Enterpreunerial Agroindustri Atsiri) berhasil membuat produk baru, yang merupakan pengembangan dari minyak atsiri berupa fresh care.

Produk yang di masyarakat lebih dikenal dengan sebutan minyak angin beraroma ini diluncurkan dengan merek Healthy Care. Produk buatan para dosen yang tergabung di lembaga tersebut dikembangkan dalam dua aroma yakni lemon dan kenanga.

Dosen peneliti dan pengembang produk fresh care, Wa Ode Cakra Nirwana mengemukakan produk yang diolah itu bahan bakunya sama dengan olahan produk serupa lainnya.

“Bahan bakunya sendiri sama dengan produk yang beredar di masyarakat, cuman kita menggunakan dua aroma minyak, lemon dan kenanga,” katanya¬†di Malang, Kamis.

Ia menambahkan, dari minyak lemon dan minyak kenanga tersebut ditambahkan minyak nilam dengan konsentrasi yang tidak terlalu banyak. Dari penambahan itu diperoleh khasiat minyak yang lebih hangat dan tahan lama.

Minyak nilam ataupun kebanyakan minyak-minyak atsiri lainnya, lanjut dia, memiliki zat aktif dan anti bakteri. Dengan itu, meskipun disimpan dalam waktu yang lama tidak menyebabkan mikroorganisme tumbuh.

“Nilam memiliki kandungan aktif patchouli alcohol (PA), karena sifatnya yang fixative aging (zat pengikat) maka mampu mengikat bau wangi dan menguap lebih lambat,” kata dosen Teknik Kimia itu.

Sementara itu, untuk proses produksi minyak angin melibatkan ibu-ibu rumah tangga di Desa Kesamben, Kabupaten Blitar. Kerjasama ini dilakukan melalui Program PHKI UB dan sudah berjalan selama tiga tahun atau sejak tahun 2013, dengan formulasi sesuai yang telah dikembangkan selama setahun terakhir ini.

“Agar kualitas tetap terkontrol, bahannya kami yang menyediakan, sedangkan proses produksi mereka yang menjalankan,” ujar dosen pakar di rekayasa produk hayati tersebut.

Cakra mengaku produk ini juga telah melalui serangkan ujib coba, termasuk diuji sensitivitasnya, sebab ada beberapa konsumen yang kurang cocok dengan bahan-bahan tertentu. Produk ini juga sudah beredar di pasaran dengan harga yang terjangkau, Rp.16 ribu per 10 ml.

Selain produk fresh care, PUREAA UB juga telah menghasilkan berbagai produk-produk unggulan berupa minyak atsiri serta produk turunannya, antara lain nilam tetraploid, minyak sereh wangi, teknologi budidaya tanaman atsiri, produk-produk diversifikasi minyak atsiri (aditif aromaterapi/parfum pada sabun mandi, sabun cuci tangan, pembersih lantai, body lotion), dan lainnya. (*)

Penulis : Didik Fibrianto

Editor   : Puspito Hadi

Komentar Anda

Komentar

Comments are closed.