Viewed 4 Times

Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Dinsos Menggelar Pelatihan Keterampilan

0

MEDIA MALANG – Demi mendorong pertumbuhan ekonomi, Dinas Sosial Kota Malang, mengadakan pelatihan yang melibatkan bagi penyandang masalah sosial kesejahteraan sosial (PMKS). Pelatihan itu melibatkan 25 orang calon pengusaha

“Kami sengaja mengadakan kegiatan ini. Dan, acara ini bagian dari program pemkot untuk membantu PMKS agar bisa menjadi entrepreneur,” kata Kepala Dinas Sosial Kota Malang Sri Wahyuningtyas pada wartawan, Senin (23/10).

Ia mengatakan, kegiatan ini memang hanya melibatkan 25 orang calon pengusaha. Mereka sebelumnya telah melakukan tes seleksi yang cukup ketat. Kegiatan tersebut diselenggarakan di Aula Kantor Dinas Sosial Kota Malang, dengan pelatihan keterampilan aneka olahan tahu.

Selain mendapatkan pelatihan, para peserta juga mendapatkan bantuan berupa alat pengolah bahan makanan yang nantinya dapat dimanfaatkan untuk proses produksi. Diharapkan, bantuan tersebut bisa bermanfaat untuk mereka.

“Kami berharap bantuan tersebut bisa dimanfaatkan dengan baik. Jika kedapatan memindahtangankan atau dijual, kami akan memberikan sanksi,” katanya.

Novi, salah seorang pemateri memaparkan bahwa ada beberapa produk yang bisa dihasilkan dari olahan kedelai yakni, tahu, susu dan donat yang disingkat “Tasudo”. Ia juga menjelaskan tips untuk menjual aneka olahan tersebut agar laku.

“Tasudo ini termasuk peluang untuk bisnis kuliner dari pengolahan kedelai, karena berdasarkan riset hampir 90 persen warga mengonsumsi tahu setiap harinya,” kata Novi.

Ia juga menjelaskan, untuk menciptakan produk kuliner yang bisa dikenal masyarakat perlu berbagai strategi pemasaran yang baik dan akurat. Terlebih lagi di era digital seperti saat ini bisa memanfaatkan jejaring sosial untuk menjual produknya.

“Gunakan jaringan yang baik untuk pemasaran dan jangan lupa, produk harus melekat dengan anda. Misalnya ada yang namanya ‘Bakso Cak Man’ itu adalah bentuk strategi dimana ketika disebut nama Cak Man orang akan ingat bakso, itu salah satu cara dalam pemasaran,” katanya. (*)

Penulis : Didik Fibrianto

EditorĀ  : Puspito Hadi

Komentar Anda

Komentar

Comments are closed.