Viewed 13 Times

Disdik Malang Minta Poskamling Jadi Pusat Pengaduan Anak-anak

0

MEDIA MALANG – Dinas Pendidikan Kota Malang, meminta agar poskamling juga dijadikan sebagai pusat pengaduan atas masalah anak-anak, dengan harapan secepatnya bisa dicarikan jalan keluar.

“Kalau warga mau lapor ke kelurahan tidak mengerti, tapi jika di poskamling tahu (alamat poskamling). Nantinya bisa dicatat, alamatnya mana, masalahnya dan dibawa ke dinas pendidikan,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang Zubaidah saat bersama mediamalang.com, Senin hari ini.

Ia juga sangat mendukung kegiatan yang dilakukan warga RT 02 RW 01, Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, dengan membuat poskamling cerdas literasi.

Dengan adanya pos itu, tentunya bisa menjadi harapan bagi si anak. Dinas pendidikan bisa mencoba mencarikan jalan keluar dari masalah anak, misalnya mencarikan sekolah, namun jika usia sudah lebih bisa memasukkan ke kejar paket.

Ia pun meminta pengelola poskamling cerdas literasi juga aktif. Dengan adanya tempat seperti itu, tentunya membantu kerja dinas pendidikan dalam upaya penyelesaian masalah anak.

“Kami bisa menjaring data, sehingga bisa mencarikan solusi. Tidak ada alasan lagi warga tidak sekolah, warga tidak tahu, terkendala biaya. Jika betul orang tidak mampu, masuk ke manapun kami siap carikan solusi, namun untuk kuliah tidak,” jelasnya.

Terkait dengan pengadaan buku, ia menyebut bisa mengajukan ke kementerian pendidikan, sebab di pusat memang ada alokasi buku untuk masyarakat.

Poskamling cerdas literasi didirikan berdasarkan dari ide warga sekitar, yang menginginkan anak-anak memanfaatkan waktu sebaik mungkin dan tidak terpengaruh hal negatif, seperti hanya bermain gadged hingga terpengaruh penyalahgunaan narkoba.

Selain sebagai sarana belajar mengajar, poskamling ini juga akan dikemas warga sebagai tempat wisata literasi di Kota Malang.

“Untuk menunjang kegiatan literasi, kami bersama warga ingin kampung literasi ini jadi kampung wisata literasi di Kota Malang, siapapun bisa berkunjung, membaca dan bekreasi di poskamling cerdas secara gratis,” ujar Sukemi, ketua penanggungjawab poskamling cerdas literasi itu.

Keberadaan tempat ini juga mendapatkan apresiasi dari pejabat Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (KemenPAN-RB) yang berkunjung, Selasa (9/5). Mereka menilai adanya poskamling cerdas literasi ini adalah ide yang sangat kreatif, sehingga inovasi ini perlu diturunkan ke siapapun juga di NKRI ini.

Dukungan serupa juga diberikan Pemerintah Kota Malang. Walikota Malang Mochamad Anton sangat mendukung adanya poskamling peduli literasi ini. Kehadiran tempat tersebut justru semakin menguatkan program peduli literasi maupun program pembangunan kampung tematik dan berkarakter yang digerakkan di Malang.

Keberadaan poskamling cerdas literasi juga menjadi perhatian kalangan akademisi dari IKIP Budi Utomo (IBU) Malang. Bahkan IBU Malang juga akan menjadi pembina poskamling cerdas itu. Buktinya, IBU menggerakkan mahasiswa asing dari sejumlah negara ke kampung literasi. Ke depan, IBU Malang akan menerjunkan mahasiswanya ke poskamling cerdas sebagai bentuk pengabdian pada masyarakat. (*)

Penulis : Didik Fibrianto

Editor   : Puspito Hadi

Komentar Anda

Komentar

Comments are closed.