Viewed 12 Times

Diprotes Soal Undangan Takmir, Wali Kota Risma Tiba-tiba Sujud Minta Maaf

0

MEDIA MALANG – Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini tiba-tiba bangkit dari podium Pertemuan Gedung Wanita Kalibokor, Surabaya, Rabu (16/5/2018) siang. Sekonyong-konyong, Risma langsung sujud di hadapan para takmir tersebut.

Awalnya, Risma mempercepat langkahnya dan behenti di salah satu takmir masjid. Dia sesaat sujud di hadapan takmir tersebut.

Ratusan takmir masjid yang hadir dalam pertemuan itu terheran-heran atas sikap Wali Kota Risma.

“Ada apa, ada apa. Kok sampai sujud Bu Wali begitu,” reaksi para takmir yang hadir.’

Risma yang tampak lelah dengan suara mulai serak dikagetkan dengan pertanyaan Muhammad Tohir, salah satu Takmir Masjid Masyitoh Mulyorejo.

“Kenapa undangan ini berbunyi pembinaan takmir. Salah kami sebagai takmir apa,” kata Tohir.

Tohir mengusulkan agar undangan itu lebih baik berbunyi silaturahmi. Bukan pembinaan yang bermakna bahwa para takmir dianggap keliru.

Dalam pembinaan ini, Risma hadir sebagai pembina.

Mendengar reaksi Takmir Tohir, Risma yang mengenakan kebaya coklat dan berjilbab senada berjalan menghampiri lokasi Takmir tersebut. Dia langsung bersujud di hadapan takmir tersebut.

Suasana menjadi terharu dan semua takmir terdiam.

Aksi sujud Risma melihat para takmir, banyak yang tidak percaya dengan apa yang mereka lihat.

“Saya mohon maaf. Undangannya mendadak,” kata Risma.

Mendengar permintaan maaf ini, semua hadirin terdiam.

Risma kembali menyampaikan bahwa pihaknya perlu mengumpulkan para takmir untuk kebaikan bersama. Mengingat Surabaya dua hari diteror bom.

Sementara itu, melihat reaksi Risma yang sujud minta maaf di hadapannya, Tohir hanya bisa menatap kaget.

Risma sebenarnya tidak persis di kaki Tohir. Tapi lorong deretan kursi hadirin Takmir.

“Bukan maksud saya menyalahkan. Tapi tadi memang saya mereaksi karena undangan berbunyi pembinaan takmir. Kan berarti ada yang salah sehingga kami perlu dibina,” ucap Tohir.

Setelah tahu Risma sujud minta maaf, Tohir merasa menyesal. Dirinya juga tak menyangka direaksi Risma yang Wali Kota sampai sujud minta maaf.

Dalam pertemuan dengan Wali Kota itu, ratusan takmir diminta kerja samanya dalam mewujudkan lingkungan yang aman dan tentram, terutama pascaserangan bom bunuh diri di 3 gereja dan Mapolrestabes Surabaya.

“Sebaiknya setiap ceramah harus disampaikan dulu tema dan judulnya,” kata salah satu takmir.

Muhammad Iksan, Ketua Takmir Masjid Kapas Krampung menuturkan bahwa saat-saat ini semua harus meningkatkan kewaspadaan karena banyaknya teroris.

“Tapi masjid kami di jalan raya sehingga siapa pun bisa salat di masjid,” kata Iksan. (*)

Editor : Puspito Hadi

Sumber : tribunnews.com

Komentar Anda

Komentar

Comments are closed.