Di Malang, Alat Peraga Kampanye Pasangan Calon Belum Terpasang

0

MEDIA MALANG – Alat peraga kampanye pasangan calon yang ikut Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Malang, hingga kini belum dipasang oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) kota setempat.

Ketua KPU Kota Malang, Zaenudin mengatakan desain yang dikirimkan dari tim sukses pasangan calon masih ada yang belum ada kesepakatan, sehingga belum bisa dilakukan proses pencetakan.

“Desain yang disampaikan masih perlu perbaikan. Seharusnya desainnya horizontal, tapi yang diserahkan vertikal,” katanya di kantor KPU Kota Malang, Jumat (16/2).

Zaenudin dikonfirmasi setelah kegiatan rapat dengan tim pemenangan pasangan calon di kantor KPU Kota Malang itu mengatakan, sudah memberikan waktu bagi tim sukses pasangan calon untuk memperbaiki desain yang mereka ajukan.

Nantinya, jika desain sudah ada kesepakatan akan dicetak menjadi alat peraga kampanye baik dalam bentuk umbul-umbul, baliho hingga spanduk ketiga pasangan calon. Hal itu sesuai dengan aturan, dimana untuk desain dan materi alat kampanye saat ini diatur oleh KPU dan bukan oleh tim sukses pasangan calon. Pemasangan itu juga dilakukan di seluruh kecamatan, termasuk daerah bebas dan larangan.

Komisioner KPU Kota Malang Divisi Sosialisasi Azhari Husein, menambahkan KPU telah menganggarkan untuk sosialisasi sebesar Rp.1,4 miliar. KPU segera melakukan pencetakan dan selanjutnya melakukan pemasangan.

Ia menambahkan, untuk pasfoto yang sudah menyerahkan baru satu pasangan calon. Dua pasangan calon lainnya belum menyerahkan, padahal foto itu juga penting sebagai bahan pencetakan untuk sosialisasi ke masyarakat.

“Harapan kami, bahan foto dari mereka (tim pemenangan paslon). Nantinya setelah alat peraga kampanye dan bahannya sudah dicetak, masing-masing pasangan calon berinisiatif membagikan ke masyarakat dan konstituennya,” beber Azhar.

Pilkada Kota Malang diikuti tiga pasangan calon yaitu Moch Anton-Syamsul Mahmud, Ya’qud Ananda Gudban-Ahmad Wanedi, dan Sutiaji-Sofyan Edi Jarwoko. (*)

Penulis : Didik Fibrianto

Editor : Puspito Hadi

Comments are closed.