Viewed 222 Times

Di Gunung Lawu, Mahasiswa Unibraw Dikabarkan Hilang Kontak

0

MEDIA MALANG – Saat melakukan pendakian di Gunung Lawu yang terletak di perbatasan Provinsi Jawa Timur dengan Jawa Tengah, sebanyak 12 mahasiswa Universitas Brawijaya Malang dikabarkan hilang kontak. Saat ini, mahasiswa tersebut telah ditemukan selamat.

“Saya juga baru dapat kabar itu. Ini masih melakukan cek dan ricek di lapangan,” ujar Kaur Komunikasi Perum Perhutani KPH Lawu Ds, Eko Santoso, saat dihubungi wartawan dari Magetan, Sabtu.

Menurut dia, timnya saat ini sedang menuju ke lokasi untuk mengecek kebenaran kabar tersebut. Timnya juga mencari tahu apakah para mahasiswa itu melakukan pendakian Gunung Lawu melalui jalur Cemoro Sewu (Jawa Timur) atau jalur Cemoro Kandang (Jawa Tengah).

“Koordinasi dengan pihak terkait dan tim di lapangan masih terus kami lakukan untuk mengetahui kebenaran kabar itu,” kata Yudi.

Seperti diketahui, sebanyak 12 mahasiswa Universitas Brawijaya Malang dikabarkan hilang kontak saat mendaki Gunung Lawu.

Mereka mendaki Lawu dalam rangka menikmati libur hari Kenaikan Isal Almasih dan Isra Mi’raj yang bersamaan dengan akhir pekan. Kabar tersebut diketahui melalui pesan berantai yang awalnya dikirim salah satu orang tua pendaki karena tidak dapat menghubungi anaknya.

Berdasarkan kabar tersebut, ke-12 mahasiswa itu mendaki Gunung Lawu pada Kamis (5/5) melalui jalur Cemoro Sewu dan hilang kontak hingga Sabtu (7/5) siang.

Adapun, Gunung Lawu memiliki ketinggian 3.265 M dari permukaan laut dan terletak di perbatasan Provinsi Jawa Timur dengan Jawa Tengah. Gunung tersebut berada di antara tiga wilayah kabupaten, yakni Magetan dan Ngawi Jawa Timur yang juga masuk wilayah Perum Perhutani KPH Lawu Ds, serta Karanganyar Jawa Tengah.

Terdapat dua jalur pendakian resmi di gunung tersebut, yakni jalur Cemoro Sewu yang berada di Kecamatan Plaosan, Magetan, Jawa Timur, serta jalur Cemoro Kandang yang berada di Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

Berhasil ditemukan selamat

Sebanyak 12 mahasiswa Universitas Brawijaya Malang yang dikabarkan hilang kontak saat melakukan pendakian di Gunung Lawu yang terletak di perbatasan Provinsi Jawa Timur dengan Jawa Tengah, akhirnya ditemukan selamat.

“Semuanya telah ditemukan selamat dan kini telah turun dari Gunung Lawu dengan dibantu tim evakuasi gabungan dari personel Perhutani, Anak Gunung Lawu, dan relawan,” ujar Kaur Komunikasi Perum Perhutani KPH Lawu Ds, Eko Santoso, saat dihubungi dari Magetan, Sabtu.

Ia menjelaskan, petugas pos jaga di Cemoro Sewu mendapat laporan dari keluarga bahwa ada pendaki hilang pada Sabtu dini hari sekitar pukul 01.00 WIB. Setelah itu, tim langsung melakukan pengecekkan.

Ternyata, memang benar ada 12 pendaki mahasiswa yang sempat hilang saat mendaki di Gunung Lawu. Mereka mendaki melalui jalur Cemoro Sewu, Magetan, kemarin, dan berhasil mencapai puncak.

“Saat jalur turun di Pos IV ada kabut dan sedikit badai. Hingga jalur mereka bergeser ke arah kiri yang masuk wilayah jalur Cemoro Kandang, Jawa Tengah,” kata Eko.

Di situlah, para pendaki tersebut akhirnya dinyatakan hilang kontak. Tim evakuasi lalu melakukan pendakian untuk mencari mereka.

Mereka akhirnya berhasil ditemukan di antara kedua jalur tersebut saat sedang berlindung di bawah tebing. Lalu, ke-12 mahasiswa pendaki itu langsung dievakuasi turun melalui jalur Cemoro Kandang, Jawa Tengah.

“Semuanya ditemukan dalam keadaan selamat dan hanya mengalami kedinginan. Pagi tadi mereka sudah dibawa turun dan setelah dilakukan pendataan akan langsung dipulangkan ke Malang,” kata dia.

Pihaknya merasa bersyukur karena semua mahasiswa yang dikabarkan hilang tersebut dapat ditemukan dengan selamat. Petugas mengimbau, para pendaki untuk berhati-hati saat mendaki Gunung Lawu yang jalur pendakiannya dikenal menantang. (*)

Editor    : Puspito Hadi

Sumber : antarajatim.com

Komentar Anda

Komentar

Comments are closed.