Viewed 18 Times

Dewan Desak Pemkab Malang Ambil Alih Pengelolaan Sumber Wendit

0

MEDIA MALANG – Kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Malang, mendesak pemerintah kabupaten setempat segera mengambil alih pengelolaan sumber wendit, di Desa Mangliawan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, yang dijadikan sebagai sumber air PDAM, yang masih terjadi masalah.

“Kami berharap polemik antara Pemkab dan Pemkot Malang bisa diselesaikan dengan baik, agar persoalan itu tidak berlarut-larut. Namun, jika pemkot masih saja belum mau membayar kewajibannya membayar tarif kepada pemkab atas penegelolaan sumber wendit, kami mendesak pemkab segera untuk mengambil alih pengelolaan sumber itu,” kata Ketua DPRD Kabupaten Malang Hari Sasongko pada wartawan, Minggu (3/12).

Mengatasi masalah tersebut, saat ini sudah dibentuk tim evaluasi tarif dari perwakilan masing-masing kedua pemerintah daerah dan kedua DPRD yakni Kabupaten Malang dan Kota Malang. Tim evaluasi tarif pengelolaan sumber wendit bukan hanya melibatkan daerah, tapi juga provinsi.

Bahkan, mediasi telah dilakukan di Kantor Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Administrasi Kewilayaan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Jakarta, awal November 2017. Namun, upaya mediasi itu belum tentu bisa membuahkan hasil, jika belum kunjung adanya kesepatakan.

“Meski sudah dilakukan berbagai mediasi, PDAM Kota Malang masih juga belum ada kejelasan, termasuk kapan dilakukan pembayaran atas pengelolaan sumber wendit. Karena belum ada kejelasan, jadi pemkab harus secepatnya bertindak,” tegas Sasongko.

Sementara itu, Direktur PDAM Kabupaten Malang Syamsul Hadi menegaskan, pihaknya sebagai operator siap mengelola Sumber Wendit yang selama ini dikelola PDAM Kota Malang. Selain itu, pihaknya juga siap untuk melakukan penghitungan nilai investasi yang telah dikeluarkan PDAM Kota Malang di Sumber Wendit.

“Jika Sumber Wendit yang selama ini dikelola PDAM Kota Malang jadi diambil alih, tentunya sudah kami sudah persiapkan. Kami hanya menunggu perintah saja,” ujar dia.

Ia mengatakan, tim evaluasi tarif dari perwakilan Kemendagri, Pemprov Jatim, Pemkab Malang dan Pemkot Malang, berencana akan melakukan kunjungan ke Sumber Wendit, awal November 2017. Tim itu dimaksudkan agar adanya keterbukaan dalam pemeriksaan meteran yang ada di lokasi pengelolaan sumber wendit yang selama ini dikelola PDAM Kota Malang untuk memenuhi kebutuhan air bersih pada masyarakat Kota Malang.

Pihaknya berharap, polemik tersebut bisa diselesaikan dengan baik. (*)

Penulis : Cahyono

EditorĀ  : Puspito Hadi

Komentar Anda

Komentar

Comments are closed.