Viewed 6 Times

Densus 88 Geledah Rumah Terduga Teroris di Malang

0

MEDIA MALANG – Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Polri menggeledah rumah terduga teroris di Jalan Kapi Sraba 11, Kelurahan Mangliawan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Polisi menggeledah rumah pasangan suami istri Arifin dan Siti Rahmaida.

Penggeledahan itu merupakan pengembangan kasus teror bom di Surabaya dan Sidoarjo. Sebelumnya, tim Densus 88 telah menangkap Siti di Surabaya, Minggu (13/5). Polisi melakukan pengembangan termasuk menggeledah rumah pasangan itu.

Indah, warga setempat mengatakan polisi datang sekitar jam 13.00 WIB. Mereka memberi informasi jika ada tetangganya yang ditahan karena diduga terlibat teror bom di Surabaya.

“Tadi polisi datang sekitar jam 13.00 WIB ke rumah saya dan memberi tahu diduga terlibat bom di Surabaya,” katanya pada wartawan, Senin (14/5).

Indah menyebut, secara keseharian pasangan itu cukup baik ke tetangga. Bahkan, dirinya mengaku sebagai sahabat Ida, yang diduga terlibat teror bom. Selain ramah, Ida juga dikenal sosok yang sering ikut pengajian

“Saya sebagai sahabatnya, dia baik. Kalau kegiatannya, saya tidak tahu pasti, tapi sering ke pengajian. Bahkan, saya diminta menggunakan cadar, tapi saya tidak mau karena punya keyakinan sendiri,” ujar Indah.

Sutris, warga lainnya menambahkan Arifin selama ini dikenal cukup baik ke tetangga, bahkan sering berkumpul dengan warga. Arifin yang juga bekerja di Kantor Pos Malang tersebut juga suka menyapa warga.

“Keseharian Pak Arifin baik, selalu menyapa tetangga, berkumpul warga, berjamaah setiap waktu, shalat ke masjid. Jadi, tidak ada kecurigaan apa-apa dari warga,” ujar Sutris.

Tim Densus 88 juga menggeledah rumah yang ditinggali keduanya. Warga termasuk media tidak diizinkan mendekat. Petugas memasang garis polisi di lokasi rumah itu. Selain densus, juga terdapat anggota Polres Malang, untuk membantu pengamanan lokasi.

Wakil Kepala Polres Malang Kompol Decky Hermansyah mengatakan tim mengamankan sejumlah buku. “Yang diamankan hanya buku-buku saja, tidak ditemukan bom atau bahan peledak lainnya,” kata Wakapolres. (*)

Penulis : Didik Fibrianto

Editor : Puspito Hadi

Komentar Anda

Komentar

Comments are closed.