Brawijaya Bantah Tanpa Mou Terima Mobil Listrik BUMN

0

MEDIA MALANG-Universitas Brawijaya membantah jika hibah mobil listrik dari PT. Pertamina Persero tanpa diikuti sebuah kerjasama.

Sebelumnya, Kejagung tengah menyelidiki pemberian enambelas mobil listrik oleh BUMN kepada sejumlah universitas termasuk Universitas Brawijaya.

Dalam penyelidikan sementara diketahui, jika mobil tersebut diberikan tanpa adanya kerjasama.

Kejagung pun mengagendakan pemanggilan Dahlan Iskan sebagai mantan Menteri BUMN, menyusul dugaan kerugian disebabkan mobil listrik tak berfungsi.

“Ya pasti lah mas, ada kerjasama. Saat itu memang saya yang menerima langsung,” ucap Rektor Universitas Brawijaya (UB) M. Bisri saat dikonfirmasi.

Dirinya memastikan adanya dokumen dalam kerjasama pemberian mobil hibah tersebut. Meski tidak secara langsung menunjukkannya. “Saya kebetulan ada rapat, ada kok kerjasamanya,” ungkap dia.

Bisri melanjutkan, karena untuk kepentingan pendidikan hibah mobil Prototype B2421XTWdidesaing mirip Toyota Alpard itu diserahkan kepada Fakultas Teknik.

“Kami berikan ke teknik untuk kepentingan pendidikan,” sahut Bisri.
Bisri enggan melebar terkait permasalahan yang belakangan mencuat soal hibah mobil listrik, yang sebelumnya ditujukan untuk mendukung kegiatan operasional konferensi APEC tahun 2013 di Bali itu.

“Kalau soal masalah hukumnya, kami tidak tahu. Yang jelas bagi UB sangat memiliki manfaat, salah satunya untuk keperluan riset,” tegasnya.

Dari pantauan, mobil listrik dengan warna putih itu tampak kotor dan berdebu. Kendaraan roda empat itu terparkir di halaman Fakultas Teknik Universitas Brawijaya bersama kendaraan lainnya.

 

Penulis : Putra Ismail
Editor : Puspito Hadi

Comments are closed.