Viewed 5 Times

Bom Rakitan Meledak di Belakang Polsek Taman Sidoarjo

0

MEDIA MALANG – Sebuah bom meledak di Sidoarjo, Jawa Timur. Bom meledak tepatnya di belakang Polsek Taman, Jawa Timur.

Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Frans Barung membenarkan informasi itu. “Benar. Anggota sedang menuju ke lokasi,” ujar Frans dilansir dari kumparan.com, Minggu (13/5).

Polsek Taman berjarak 14 km dari Gereja Santa Maria Tak Bercela yang diserang bom bunuh diri. Bom meledak di tiga gereja sekaligus dalam waktu hampir bersamaan, yakni di Gereja Santa Meria Tak Bercela, GKI Wonokromo Jalan Diponegoro, dan GPPS Arjuna.

Ledakan ini diketahui berasal dari bom rakitan yang sedang dibuat di salah satu unit rusunawa Wonocolo. Rusunawa Wonocolo berada di belakang Polsek Taman, Sidoarjo. “Ledakan bersumber dri bom rakitan di salah satu kamar rusunawa,” imbuh Frans.

Rusunawa itu dihuni oleh satu keluarga. Akibat ledakan itu, satu orang yang diduga kepala keluarga tewas. Sedangkan anaknya mengalami luka dan dibawa ke rumah sakit.

“Korban meninggal dunia dari pihak suami, sedangkan untuk anaknya dibawa ke RS,” tutur dia.

Unit rusunawa itu diduga digunakan untuk merakit bom. Polisi juga menemukan sebuah ransel yang sudah dipasang bom rakitan.

“Informasi juga didalam kamar tersebut masih ada ransel milik korban,” ucap Frans.

Saat ini, polisi sedang menuju ke lokasi. Petugas dari Polsek Taman tidak berani masuk ke unit rusun dan memilih menunggu tim Gegana.

“Petugas Polsek Taman tidak berani mendekat TKP, menunggu Tim Jihandak untuk penanganan lebih lanjut,” pungkas dia. (*)

Editor : Puspito Hadi

Sumber : kumparan.com

Komentar Anda

Komentar

Comments are closed.