Viewed 3 Times

BNPB: Status Gunung Agung Bali Masih Level Tiga

0

MEDIA MALANG – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menegaskan hingga kini status Gunung Agung di Bali, masih level tiga, pascaerupsi yang terjadi beberapa waktu terakhir.

“Status Gunung Agung hingga saat ini tetap Siaga (level 3). Tidak ada peningkatan status gunungapi,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam rilis yang diterima, Sabtu (25/11).

Ia juga mengatakan, PVMBG terus melakukan pemantauan dan analisis aktivitas vulkanik. Rekomendasi juga tetap yaitu agar tidak melakukan aktivitas apapun di dalam radius 6 kilometer ditambah perluasan sektoral sejauh 7.5 km ke arah Utara-Timurlaut, Tenggara dan Selatan-Baratdaya.

Gunung Agung yang terletak di Kabupaten Karangasem Provinsi Bali, tersebut kembali mengalami erupsi pada Sabtu (25/11) pukul 17:30 WITA. Kolom abu teramati berwarna kelabu-kehitaman bertekanan sedang setinggi 1.500 meter di atas puncak Gunung Agung. Erupsi secara visual teramati dari daerah Culik dan Batulompeh ke arah Barat- Barat daya, asap kelabu-kehitaman tekanan sedang.

Erupsi ini, kata dia, adalah erupsi kedua dari Gunung Agung dengan tinggi kolom abu lebih tinggi dari erupsi sebelumnya. Erupsi Gunung Agung pertama terjadi pada Selasa (21/11) pukul 17:05 WITA dengan tinggi asap kelabu tebal dengan tekanan sedang maksimum 700 meter.

Hingga saat ini PVMBG masih terus menganalisis erupsinya. Tidak ada peningkatan aktivitas kegempaan dan vulkanik setelah erupsi hingga petang ini.

Ia juga meminta, masyarakat di sekitar Gunung Agung tidak panik. Masyarakat telah banyak memperoleh informasi dan sosialisasi terkait Gunung Agung. Hingga kini, data pengungsi pada Sabtu siang tadi sebanyak 25.016 jiwa yang tersebar di 224 titik pengungsian.

“Kami imbau masyarakat tetap tenang. Jangan panik dan terpancing isu-isu menyesatkan. PVMBG akan terus memberikan informasi terkini. BNPB, TNI, Polri, Basarnas, Kementerian/Lembaga, BPBD, SKPD, relawan dan semua unsur terkait akan memberikan penanganan pengungsi,” tegas dia.

Sutopo juga mengatakan, hingga kini kondisi Bali tetap aman. Selain itu, pariwisata di Bali juga masih aman. Namun, selain di radius berbahaya di sekitar Gunung Agung yang ditetapkan PVMBG yang memang tidak boleh ada aktivitas masyarakat. (*)

Penulis : Didik Fibrianto

Editor : Puspito Hadi

Komentar Anda

Komentar

Comments are closed.