BNI Brawijaya Bukukan Nilai Transaksi Laku Pandai Rp.6,4 Miliar

0

MEDIA MALANG – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, Kantor Cabang Brawijaya (area Malang Raya) membukukan transaksi laku pandai BNI atau Agen46, hingga Rp.6,4 miliar dari 530 agen yang terdata.

“Jumlah transaksi dari Januari sampai Juli sebanyak 10.771. Untuk nilai transaksi Rp.6,4 miliar,” kata Pemimpin Bidang Pemasaran BNI Cabang Brawijaya, Hendy Kurniawan dikonfimasi di sela-sela acara BNI Colour Walk di RW.01 Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Minggu (26/8).

Pihaknya mengakui, terdapat peningkatan jumlah agen layanan keuangan tanpa kantor dalam rangka keuangan inklusif atau laku pandai. Sampai pertengahan Agustus 2018, jumlah agen laku pandai BNI atau Agen46 mencapai 530 agen. Sementara itu, dari 248 agen yang ditargetkan pada tahun 2018, hingga saat ini sudah tercapai 243 agen.

Melalui agen sebanyak itu, total rekening laku pandai BNI Cabang Brawijaya sudah mencapai 39.661 nasabah, dengan jumlah transaksi terhitung sejak Januari 2018 hingga Juli 2018 sebanyak 10.771 transaksi. Adapun nilai transaksi yang dibukukan sebesar Rp.6,4 miliar.

Kebanyakan, transaksi yang dilakukan oleh nasabah laku pandai BNI adalah setor dana, transfer antar bank, top up pulsa, pembayaran PLN, BPJS dan pembiayaan finance.

Sementara itu, BNI juga sengaja menyasar pemilik toko atau pedagang kelontong untuk dijadikan agen. Hal itu untuk mempermudah nasabah laku pandai bertransaksi.

“Harapannya perbankkan bisa lebih dekat kepada masyarakat. Toko itu juga jualan terus. Masyarakat bisa belajar dan bertransaksi di sana,” jelasnya.

Selain itu, BNI Cabang Brawijaya Malang, juga terus melakukan sosialisasi terkait laku pandai tersebut, salah satunya dengan gerak jalan warna warni atau colour walk yang digelar di RW.01 Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.

“Kami tetap mengedukasi termasuk untuk kegiatan seperti ini untuk mengenalkan kepada masyarakat bahwa di daerahnya ada layanan. Tidak usah jauh – jauh ke bank. Tidak usah antre,” katanya. (*)

Penulis : Didik Fibrianto

Editor : Puspito Hadi

Comments are closed.