Viewed 187 Times

Berkaos Palu Arit di Samsat, Siari Diamankan Polisi

0

MEDIA MALANG – Siari (36), warga Dusun Mulyosari, Desa Sumberejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, terpaksa harus berurusan dengan aparat kepolisian saat mengurus surat kendaraan di Samsat Talangagung, Kepanjen, Sabtu (7/5/2016). Ia diamankan polisi karena mengenakan kaos bergambar palu arit.

“Iya benar ada soal itu,” ungkap Wakapolres Malang Kompol Decky Hermansyah kepada detikcom, Minggu (8/5/2016).

Decky menuturkan, petugas telah menindaklanjuti apa yang terjadi di Samsat Talangagung. Siari, saat itu sudah dimintai keterangan, namun dia tidak mengetahui sama sekali soal gambar di kaos yang dikenakan.

“Lah wong baca saja tidak bisa, tidak lulus sekolah dasar. Dia (pelaku) tidak tahu lambang apa di kaosnya (PKI,red),” beber mantan Kabag Ops Polres Malang ini.

Dia melanjutkan, dari pengakuan Siari kaos tersebut diberi oleh majikannya. Siapa majikannya, Decky enggan membeberkan. “Diberi majikannya,” tandasnya.

Lantas apakah ada proses penindakan kepada Siari? Decky mengatakan, yang bersangkutan hanya diberikan sanksi wajib lapor dua kali dalam sepekan. “Dan penanganan oleh intel,” sambungnya.

Decky menambahkan, dalam pemeriksaan juga terungkap, bahwa Siari tidak sengaja serta tidak mengetahui apabila kaos berlambang Palu Arit yang dikenakan bakal mengundang masalah. “Dan pelaku menyesal,” tambah Decky.

Sementara dari keterangan yang dihimpun detikcom menyebutkan, Siari datang ke Samsat Talangagung pada Sabtu (7/5/2016), sekitar pukul 09.00 wib mengenakan kaos berwarna putih crem berlambang palu arit.

Di tempat yang sama, ada seorang PNS Koramil Ngajum, Kabupaten Malang tengah mengurus surat kendaraan dan melihat kaos yang dikenakan Siari. Ratemun PNS Koramil langsung mengadu kepada petugas Samsat atas kejadian yang dilihatnya. Ratemun turut melaporkan apa yang dilihatnya kepada Koramil Kepanjen hingga kemudian ditindaklanjuti dengan mendatangi lokasi.

Tak berselang lama, Siari kemudian diamankan anggota Koramil dan Polsek Kepanjen. Siari kemudian menjalani pemeriksaan di Mapolsek Kepanjen.

Dari pemeriksaan tersebut terungkap, bahwa Siari mendapatkan kaos dari kakak iparnya Sumiati (40), yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga di kawasan Pasar Kembang, Kota Surabaya. Serta diketahui Sumiati mendapatkan kaos dari majikannya saat lebaran lalu.

“Pelaku sangat kooperatif, dan memang tidak sengaja. Mengaku saat pemeriksaan hanya dua kali mengenakan kaos tersebut. Kaos sudah kami amankan,” tambah Kasatreskrim Polres Malang Adam Purbantoro dikonfirmasi terpisah. (*)

Editor    : Puspito Hadi

Sumber : detik.com

Komentar Anda

Komentar

Comments are closed.