Bendungan di Jatim Masih Aman Kendati Terjadi Gempa Bumi

0

MALANG, MEDIAMALANG.COM – Perum Jasa Tirta (PJT) 1, Kota Malang, mengungkapkan bangunan bendungan dan waduk di wilayahnya dalam kondisi baik atau tidak terjadi kerusakan serius, kendati terjadi gempa bumi berkekuatan 6,3 Skala Richter pada Kamis (11/10) di 61 km timur laut Situbondo, yang dirasakan hingga Malang.

“Setiap terjadi gempa yang diinformasikan BMKG, maka kami akan lakukan pemantauan khusus pada bendungan tersebut untuk memastikan kondisi dan keamanannya,” kata Direktur Utama Perum Jasa Tirta 1 Raymond Valiant Ruritan, Minggu (14/10).

Pihaknya mengungkapkan, Perum Jasa Tirta I memiliki prosedur pemantauan pascagempa yang berjenjang. Pada saat kegempaan dirasakan antara I sampai II MMI (Modified Mercalli Intensity), maka hanya dilakukan pemantauan visual dengan ‘check list’ saja.

Begitu meningkat menjadi III-IV MMI, baru ada pemantauan lebih lengkap dengan pengukuran, hingga jika kegempaan naik menjadi V MMI atau lebih, dilakukan prosedur pemantauan dan mitigasi risiko kebencanaan.

Menurutnya, pengecekan fisik pascagempa ada prosedurnya mulai inspeksi visual hingga menyeluruh. Pengecekan itu di antaranya memastikan ada atau tidaknya sambungan yang retak, tanah ambles hingga perubahan warna air di bendungan.

Ia mengakui, kegempaan di Indonesia, khususnya Pulau Jawa adalah suatu kemestian. Kegempaan itu karena ragam alam yang menyebabkan kondisi geologi permukaan di Tanah Air mudah digerakkan oleh gempa baik tektonis maupun vulkanis.

Perum Jasa Tirta (PJT) 1, Kota Malang juga sebelumnya telah melakukan perencanaan bangunan, termasuk untuk mampu menahan kekuatan gempa tertentu. Selain itu, perusahaan juga menyiapkan rencana kedaruratan apabila gempa yang terjadi melebihi desain yang dipergunakan dalam perencanaan bangunan bendungan tersebut.

“Perum Jasa Tirta I memantau secara teratur dan rutin semua bendungan yang menjadi tanggung jawab pengelolaannya,” tuturnya.

Di Malang raya yang meliputi Kabupaten/Kota Malang dan Kota batu, terdapat tiga bendungan besar, yaitu Sengguruh, Karangkates dan Selorejo. Hingga kini, kondisinya juga masih baik. (*)

Penulis : Didik Fibrianto

Editor : Puspito Hadi

Comments are closed.