Bandara Abdulrachman Saleh Akan Jadi Bandara Internasional

0

MEDIA MALANG – Menteri Perhubungan (Menhub) RI Ignasius Jonan akan meresmikan gedung terminal baru Bandara Enclave Civil Abdulrachman Saleh, Malang, Kamis siang nanti. Keberadaan terminal baru tersebut untuk mengurai Overload yang terjadi di Bandara Abdurahman Saleh. Selain itu,pasca peresmian Dinas Perhubungan Jatim ingin Bandara Abdulrachman Saleh menjadi Bandara Internasional.

“Keberadaan terminal baru ini diharapkan dapat mengurai overload penumpang,” kata Kepala Dinas Perhubungan dan Lalu Lintas Angkutan Jalan Pemprov Jatim, Wahid Wahyudi, seperti yang dilansir dari Surya.co.id.

Wahid mengatakan peresmian gedung terminal baru  Bandara Abdurahman Saleh itu akan dilakukan Menhub didampingi Gubernur Soekarwo dan Panglima Komandi Operasi TNI Angkatan Udara. “Selain itu, para Kepala Daerah di Malang Raya juga akan hadir,”ujarnya.

Menurut Wahid, kapasitas terminal lama yang sebelumnya dipakai untuk terminal keberangkatan dan kedatangan hanya 200 orang. Sementara jumlah penumpang setiap hari mencapai 1.700 orang. Untuk selanjutnya, terminal lama hanya dipakai untuk kedatangan. Sedangkan terminal baru yang besok diresmikan akan dipakai untuk keberangkatan.

“Setelah itu, kami akan mengusulkan agar status bandara Abdulrachman Saleh ditingkatkan sebagai bandara internasional,” jelasnya.

Pemprov Jatim, lanjut Wahid optimis peningkatan status itu akan disetujui. Karena Abdulrachman Saleh akan melayani penumpang dari 11 kabupaten/kota yang ada di Malang dan wilayah sekitarnya. Mulai Kediri hingga Lumajang.

“Potensinya sangat besar, karena yang dilayani hampir sepertiga wilayah di Jatim,” terangnya.

Hal terpenting lainnya, jika statusnya ditingkatkan keberadaan Abdurahman Saleh akan dapat mengurai kepadatan penumpang di Bandara Internasional Juanda, Surabaya.

Selain itu, adanya zonasi pelayanan transportasi udara tersebut juga secara otomatis akan mengurangi beban kepadatan jalan yang memicu terjadinya kemacetan arus lalu lintas.

“Dan saat ini, begitu ada terminal baru, beberapa maskapai telah mengajukan rute baru untuk jurusan Lombok, Bandung, dan Balikpapan,” imbuhnya.

Jika penambahan rute itu disetujui, akan menggenapi rute Malang – Jakarta (tujuh PP) dan Malang – Denpasar (satu PP) yang selama ini sudah dibuka.

Sebelum diresmikan  akan dilakukan soft opening gedung terminal baru Bandara Abdulrachman Saleh.

“Soft opening merupakan bagian dari uji coba sebelum gedung terminal yang dibangun dengan APBD Pemprov Jatim sebesar Rp 41 miliar diresmikan oleh Menhub. Waktu peresmiannya sendiri molor dari jadwal semula, yakni 11 Juni lalu,” pungkasnya.

Penulis : Dix’s Fibriant

Sumber : Surya.co.id

Comments are closed.