Viewed 114 Times

Bakso Afdol, Bakso Legendaris di Malang

0

MEDIA MALANG – Berkunjung ke Kota Malang, tak lengkap kiranya jika kita tidak menikmati kuliner. Bakso, salah satu kuliner sedap yang paling banyak diburu pecinta kuliner.

Jika Malang dikenal sebagai kota bakso, ada satu bakso legendaris yang produksinya dilakukan secara tradisional. Berdiri sejak 1965, bakso afdol atau dikenal dengan bakso Pak Toyib tetap langgeng hingga sekarang.

Terletak di depan kantor PDAM lama, Jalan Ahmad Yani, Kota Malang, tepatnya di antara  pertigaan lampu merah Jalan Ahmad Yani dan Laksda Adi Sucipto, kita akan melihat spanduk hijau dan banner kecil berwarna kuning di trotoar, bertuliskan bakso afdol. Tim kuliner mediamalang juga sempat mencicipi bakso legendaris ini.

Mustofa, salah seorang pengelola mengungkapkan usaha ini sudah berjalan sejak 1965. “Usaha ini sudah ada sejak 1965 dan tetap bertahan sampai sekarang. Untuk masak baksonya, sehari bisa 15-20 kilogram daging,” ujar Mustofa, salah seorang pengelola.

Membuat bakso afdol ini ternyata juga unik. Mengolah daging tidak dengan mesin, terlebih lagi digiling di tempat penggilingan daging umum. Tujuannya tak lain menjaga kesucian dan kualitas daging.

Awalnya, daging diolah dengan cara digeblok atau dihancurkan secara manual dengan dua besi stainless sampai lumat. Besi itu juga khusus dan bebas karat, sehingga aman.

“Jadi, cara mengolah dagingnya tetap memerhatikan kualitas daging, kesucian daging agar tidak tercampur dengan daging lain. Kebersihan dan kesuciannya tetap dijaga,” ujarnya.

Warung bakso afdol yang ada di sebelah utara timur Masjid Sabilillah, Malang, ini hanya buka saat malam hari, mulai jam 20.00 sampai 24.00 WIB. Kendati begitu, bakso ini tetap laris manis. Pembelinya mulai warga biasa, ulama sampai warga tionghoa jadi pelanggan warung makan ini.

Jenis bakso yang dijual pun juga beragam, mulai pentol kasar, pentol halus, siomay goreng, tahu goreng, tahu putih, serta mi bihun. Tak lupa, lontong sebagai pelengkap bakso.

Selain cara mengolah daging yang unik, kuah bakso ini juga punya cita rasa khusus, sangat gurih. Dipadu dengan kuah jernih, ditaburi campuran daun bawang, bawang goreng, makanan ini mantab jadi menu penghilang lapar.

Makan bakso tak lengkap kiranya dengan sambal. Dipadu dengan saos, kecap, sambal jadi cocolan yang enak. Makan bakso jadi semakin sedap.

Untuk menikmati bakso Pak Toyib yang juga menempati tempat potong rambut lestari ini, pengunjung bisa merogoh kocek semampunya. Harga baksonya terjangkau. Pentol kasar serta halus hanya Rp3.000 per biji. Sedangkan, siomay goreng, tahu goreng, tahu putih, mi hanya Rp1.000 per biji. Sedangkan, lontong hanya Rp1.500 per biji.

Jadi, bagi Anda yang menghabiskan waktu liburan dengan keluarga, jangan lupa menikmati kuliner bakso afdol. (*)

Penulis : Didik Fibrianto

Editor  : Puspito Hadi

Komentar Anda

Komentar

Comments are closed.