Viewed 8 Times

Badan Karantina Ungkap Penyelundupan Benih dari Tiongkok

0

MEDIA MALANG – Badan Karantina Pertanian mengungkapkan bahwa saat ini modus penyelundupan benih tanaman dari luar negeri sudah semakin beragam dan canggih. Penyelundupan juga memanfaatkan sarana transportasi massal, seperti bandara. Baru baru ini, penyelundupan benih dari Tiongkok berhasil digagalkan.

Kepala Pusat Karantina Tumbuhan dan Keamanan Hayati Nabati Badan Karantina Pertanian, Antarjo Dikin menegaskan petugas telah berhasil menggagalkan upaya penyelundupan yang berpotensi merugikan negara.

“Benih cabai dari Tiongkok diselundupkan saat tahun baru 2018. Demikian juga bibit jeruk di Cengkareng. Penyelundupan lain juga ada di Bandara Soeekarno Hatta dan Juanda Surabaya,” katanya pada wartawan di Malang, Jawa Timur, Kamis (22/2).

Ia mengatakan, para penyelundup benih tanaman impor melakukan berbagai cara untuk memasukkan benih-benih itu ke Indonesia. Selain memanfaatkan kesemapatan saat agenda cuti bersama, pengiriman barang ilegal itu juga diselundupkan melalui jasa pengiriman pos. Modusnya, benih ilegal itu diselipkan dalam majalah dan buku.

Pihaknya kini juga intensif melakukan pengawasan hingga masuk ke kantor pos selain di pelabuhan dan bandara. Pengawasan juga melibatkan apara terkait, agar lebih optimal lagi.

“Hambatan untuk pengembangan, soal sumber daya manusia, ada moratorium pegawai. Padahal pelabuhan laut dan bandara buka 24 jam juga semakin ramai,” tegasnya.

Ia juga mengakui, ada masalah dalam mengusut tuntas kasus yang pernah terungkap. Para penyelundup yang terlibat tidak fasih berbahasa Indonesia, sehingga pengembangan kasus tersendat.

“Ada barang, orangnya tidak ada. Begitu digiring, orangnya menghilang. Di karantina belum ada aturan menghukum orang asing di dalam negeri,” ungkapnya. (*)

Penulis : Didik Fibrianto

Editor : Puspito Hadi

Comments are closed.