Aremania Korban Kericuhan Diduga Terkena Gas Air Mata dan Peluru Karet

0

MEDIA MALANG – Sebanyak 212 suporter terluka dalam laga antara Arema FC melawan Persib Bandung dalam kompetisi Liga 1 yang berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Minggu (15/4) malam.

Rata-rata korban mengalami sesak nafas, perih mata dan fraktur pada kaki dan tangan karena terinjak oleh suporter yang berlarian. Para korban yang sesak nafas diduga terkena lemparan gas air mata dan peluru karet petugas.

Para korban juga dilarikan ke sejumlah rumah sakit di Malang, misalnya RSUD Kepanjen Malang hingga puskemas. Mereka harus mendapatkan perawatan, karena luka yang dideritanya. Mereka diangkut dengan mobil PMI, ambulans, maupun bak truk terbuka milik anggota.

Walaupun sudah ada informasi sementara jumlah korban yang terluka, petugas masih melakukan pendataan lebih lanjut. Dimungkinkan masih ada korban lain yang belum masuk data.

Pertandingan Arema FC melawan Persib Bandung awalnya berjalan lancar, namun beberapa waktu kemudian mulai terjadi gesekan. Pertandingan mulai ricuh saat memasuki masa injury time. Suporter Arema FC merangsek masuk ke dalam lapangan.

Beberapa penonton mulai masuk ke lapangan dengan melompat dari tribune penonton. Mereka terlihat emosi setelah bek Arema FC, Arthur Cunha, bersitegang dengan pemain Persib, Bojan Malisic, pada menit ke-90+2.
Beberapa titik menjadi sasaran kemaran suporter. Bangku pemain cadangan dan ofisial Persib juga terkena dampak. Pelatih Persib, Mario Gomez bahkan sempat meminta perlindungan sambil memegangi dahinya. Ia terluka termasuk sang arsitek.

Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung menjelaskan bahwa pihak keamanan sudah melakukan pengamanan sesuai standar yang diperlukan. Namun, karena banyaknya suporter yang masuk ke lapangan, sedikit membuat tim pengamanan kewalahan.

“Sesuai prosedur yang mengamankan pertama adalah security internal terlebih dahulu. Tetapi ada kesalahpahaman tadi lantaran tim pengamanan mungkin dinilai melindungi wasit,” katanya.

Sementara itu, Media Officer Arema FC, Sudarmaji, menyampaikan permintaan maaf atas kericuhan yang menyebabkan banyak korban itu. Hingga kini belum diketahui dengan pasti jumlah korban, termasuk kondisinya.

“Kami minta maaf yang pertama kepada Aremania. Meminta maaf atas jatuhnya banyak korban, atas situasi yang tidak kita inginkan. Sekali lagi kami minta maaf,” kata Sudarmaji pada wartawan.

Laga ini berakhir dengan skor 2-2. Gol untuk Arema FC dicetak oleh Thiago Furtuoso Dos Santos di menit ke-18 dan Balsa Bozovic di menit ke-86. Sementara gol untuk Persib Bandung dicetak oleh Ezechiel Ndouasel pada menit ke-19 dan ke-77. (*)

Penulis : Didik Fibrianto

Editor : Puspito Hadi

Comments are closed.