Antisipasi Kecurangan SPMK, Unibraw Pasang 30 Metal Detektor

0

MEDIA MALANG – Panitia Seleksi Program Minat dan Kemampuan Universitas Brawijaya (SPMK UB) memasang 30 metal detektor di sejumlah ruangan tempat digelarnya ujian. Pemasangan metal detektor dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya kecurangan saat pelaksanaan ujian.

“30 metal detektor disebar secara random pada 410 ruangan yang digunakan untuk pelaksanaan ujian SPMK UB,” Ujar Wakil Rektor I Bidang Akademik, Kusmartono, Selasa siang.

Menurut Kusmartono, metal detektor  dioperasionalkan oleh petugas keamanan Universitas Brawijaya.”Mereka sudah terlatih menggunakan metal detektor,” katanya.

Secara terpisah, Kepala Unit Informasi dan Kehumasan UB, Anang Sujoko mengatakan hari ini peserta yang ikut  ujian SPM sebanyak 11.987 peserta.

Peserta yang mengikuti jalur masuk SPMK UB terdiri dari 7327 peserta saintek dan 4662 peserta soshum,”paparnya.

Kata Anang, untuk jalur SPMK, kuota yang ditetapkan sebanyak 3.296 kursi. Jumlah tersebut kemungkinan akan bertambah untuk mengisi kekosongan kursi SBMPTN dan SNMPTN.

Ia menambahkan ujian SPMK UB serentak dilaksanakan dalam waktu satu hari mulai pukul 09.00 WIB sampai dengan 12.00 WIB. Untuk kelompok ujian saintek (IPA) materi yang diujikan adalah IPA dan IPA terpadu, Matematika, dan Bahasa Inggris.

Sedangkan, untuk Kelompok ujian IPS materi yang diujikan adalah IPS dan IPS terpadu, Matematika IPS, dan Bahasa Inggris.

Selain melaksanakan ujian tulis, peserta kelas internasional FEB dan kelas bahasa inggris FISIP diharuskan untuk mengikuti ujian bahasa inggris yang dilaksanakan di Gedung Samantha Krida UB.

“Tes ini bertujuan untuk menguji kemampuan bahasa inggris mereka dalam  academic writting dan speaking,” tambah Pembantu Dekan I FISIP UB Maya Diah Nirwana.

Maya menjelaskan untuk tes interview akan dilakukan sepuluh dosen dari masing-masing jurusan. “Metode penyeleksian diukur dengan menggunakan bobot 60 persen tes tulis dan 40 untuk tes wawancara,”pungkasnya.

Penulis : Dix’s Fibriant
Editor  : Putra Ismail

Comments are closed.