1.001 Tumpeng Disajikan saat Haul Bung Karno Ke-48

0

MEDIA MALANG – Sebanyak 1.001 tumpeng disajikan dalam acara haul mantan Presiden Soekarno yang Ke-48 di lokasi makam, Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar. Tumpeng itu dibawa oleh organisasi perangkat daerah (OPD), hingga masyarakat sebagai wujud sedekah.

Ratusan warga sudah memadati lokasi haul yang dipusatkan di area makan dan istana gebang tersebut sejak Rabu (20/6) sore. Kendati hujan, tidak menyurutkan semangat mereka untuk datang sambil membawa tumpeng berisi nasi lengkap dengan lauk pauknya.

Acara tersebut dimulai pada sore hari. Hadir sejumlah petinggi partai dari PDIP, misalnya Ketua Umum DPP PDIP yang juga putri Bung Karno Megawati Soekarnoputri, Sekjend DPP PDIP, Hasto Kristiyanto dan sejumlah petinggi partai dari pusat hingga daerah.

Selain itu, juga hadir sejumlah petinggi partai dari PKB, antara lain Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar dan juga pengurus partai dan anggota legislatif dari partai tersebut.

Ada juga sejumlah menteri, misalnya Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly dan sejumlah menteri lainnya.

Hadir juga sejumlah pengurus NU mulai Ketua PBNU KH said Aqil Sirodj, hingga jajaran tingkat kota, Pengasuh Pondok Pesantren Al Amien, Ngasinan, Kelurahan Rejomulyo, Kecamatan Kota, Kediri KH Anwar Iskandar, Pengasuh PP Ploso, Kabupaten Kediri, dan sejumlah pengasuh pesantren di Kota Blitar.

Elyn, salah seorang warga yang ikut acara tersebut mengaku setiap tahun selalu ikut dan berpartisipasi menyumbang satu tumpeng di acara Haul Bung Karno. ”

Saya senang bisa terus berpartisipasi, semoga nama besar Bung Karno menjadi berkah bagi warga Blitar,” katanya pada wartawan.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Blitar Tri Iman menambahkan, panitia tidak membatasi tumpeng-tumpeng sumbangan warga. Mereka dengan sukarela ikut berpartisipasi.

Selain swadaya dari warga Kota Blitar, tumpeng-tumpeng juga disumbang organisasi perangkat daerah, BUMN dan berbagai lembaga di Kota Blitar.

“Tahun ini sepertinya lebih semarak, karena Ibu Megawati hadir di tengah acara kenduri,” jelasnya.

Dalam acara tersebut, seluruh pejabat berkumpul di panggung. Acara dimulai dengan sambutan dari Wakil Walikota Blitar Santoso, ceramah agama oleh Ketua PBNU KH said Aqil Sirodj, sambutan dari Megawati Soekarnoputri.

Setelah itu, acara diakhiri dengan doa bersama dan makan tumpeng bersama. (*)

Penulis : Didik Fibrianto

Editor : Puspito Hadi

Comments are closed.